|
Caranya mengecek pengisian Altenator atau bisa juga disebut dengan Dinamo jalan, cara yang mudah adalah, melepas kabel plusnya dari accu semasih mesin hidup. Setelah salah satu dari kabel terlepas maka mesin tersebut tiba-tiba mati, berarti ada problem dengan Altenator atau Dinamo jalan. Altenator tersebut ada kerusakan didalamnya : mungkin Icnya, bisa stator winding atau gulungan, Diode carier atau rangkaian dioda, pole motor diantaranya terdiri dari kutub kutub magnet yang berputar mengelilingi didalam stator. Putaran Rotor menciptakan arus magnet disekelilingnya, voltage regulator atau IC untuk menghasilkan output Alternator adalah otak dari sistem pengisian accu bersama carbon brush atau arang. Bila Altenator telah diperbaiki dengan sempurna, namun lampu indikator didasbor masih juga meyala, anda bisa jemper kabel sementara dari soket altenator menuju soket lampu indikator di dasbor, bisa kabelmu yang bermasalah atau putus didalamnya.
Yang sering terjadi pada kendaraan vw yang pendinginnya hanya mengandalkan blower, maka pada saat mesin sedang bekerja, kita harus mengecek atau mepegang altenator tersebut, terasa panaskah atau stabil?. Kalau terasa panas lampu indicator di dasbor tidak lama lagi akan menyala "G" berarti salah satu komponen yang ada di dalam Altenator ada yg rusak. Lain halnya dengan problem polleynya yang rusak atau lakernya yang haus atau rusak, lalu altenator tidak bekerja dengan baik.
Untuk mengecek laker Altenator masih bagus atau tidak, cukup melepas fan belt yang disebut dengan istilah tali kipas, setelah terlepas, putar polley tersebut, dengarkan baik-baik suara putaran, kalau masih mulus/seleser, berarti laker tersebut layak pakai, tapi kalau kedengaranya sebaliknya. Digoyang terasa longgar, secepatnya untuk di servis sebelum menganai komponen yang lain. Altenator adalah suatu alat yang bersama-sama dengan accu agar supaya menghasil aliran listrik ketika mesinmu dihidupkan. Sedang yang dihasilkan aleh altenator tegangan AC yang kemudian di Conversi atau diubah menjadi tegangan DC. Pada umumnya yang disebut dengan Altenator mempunyai Regulator yang berada di bagian dalam yang juga disebutnya IC. Sedangkan model lama pada komponen vw disebutnya Generator dan mempunyai regulator di luar atau disebutnya cet out.
Trik melepas Altenator.
Artitel ini akan mengatakan kepada rekan-rekan pecinta vw bagaimana caranya mencabut atau melepas altenator dari ruang kabin mesin vw kombi, vw kodok ataupun safari, Melalukan hal ini adalah sebuah operasi sederhana yang manis, langkah pertama melepas kabel plus pada accu, melepas filter udara.( apabila masih ori) terus melepas kedua kabel yg diterpasang di altenator. Kemudian mebuka penbel/tali kipas, klem altenator, kawat kabel gas dan mencabut pipianya, klem dan selang bensin.serta kabel cuk/hiter, karena harus juga melepas carburetor, mengendorkan baut (M6x12) cover blower/housing fan sebelah kiri serta melepas baut cover blower/ housing fan sebelah kanan, Angkat sedikit demi sedikit cover blower/housing fan dengan obeng besar, lalu ganjal dengan balok 4x6cm, setelah terangkat sebelah baru melepas empat buah baut M6x12 barulah secara hati-hati mencabutnya atau melepas altenator dengan blowernya.
Sehubungan dengan terlepasnya altenator, langkah selanjutnya yaitu melepas Fan dengan menggunakan kunci shok uk 36mm untuk melepas mur special fan serta menahan dengan kunci pas 17mm pada polley sebelah. Tidak diperkenankan dengan menggunakan palu atau pemukul untuk melepas mur special fan tersebut, tentu sangat disayangkan bila hal ini dilakukan. Sesudah mur terlepas, berikut membuka 2 buah M6x12 untuk melepas housing fan yang ditengahnya ada ring besar, jangan salah cover bagian dalam atau cover inner-fan ada bolongan untuk kisi udara posisinya harus berada sesudah c disebelah bawah. Barulah operasi selanjutnya, membedah altenator, dengan menggunakan obeng.
Altenator Germany 14V, 55 Amper
Kalau yang Germany 14V 55 Amper lebih gampang karena IC dengan mudah membuka bersama tutupnya, jangan lupa kabel accu salah satu dilepas dulu sebelum membuka kabel yg di altenator. buka baut strap atau klem altenator. buka tiga sekrup, baru keluarin. Setelah ICr dilepas, ambil avo meter lalu diukur, Di avometer kabel hitam ke ground yg nempel kebody, sedang avometer kabel merah ke carbon brush/ kol/ke satu , bila jarum menunjukan lebih dari 13,7 DC V, Lalu kabel merah avometer pindahkan ke carbon brush/ kol/ke satunya lagi juga lebih dari 13,7 DC V, berarti ici/regaltor sudah rusak/jebol. Juga hanya bisa dilihat regulator tersebut membengkak/pecah. tegangan yang dikarenakan oleh magnit yang berputar maka arus tersebut diinduksi melalui terminal Stator.Sedang untuk mengetahui stator winding atau bahasa kita menyebutnya gulungan, yang mengembangkan Diode carier atau bisa juga dinamakan rangkaian dioda, ada 6 buah dioda yang punya tugas mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC. sebelum altenator di bongkar, Dengan avometer kabel merahnya temple di soket pengisian/soket plus dan avometer kabel hitam ke body altenator tersebut, maka jarum akan menunjukan angka 9.5 DC V. Apabila kabel avometer di balik, merah ke body altenator dan hitam ke soket pengisian/soket, “ jarum avometer harus diam/tidak gerak” Apabila jarum avo tersebut jalan, barulah bongkar.
Setelah pole motor(gulungan as) lepas, ukur kedua lintasan kol harus nyambung dan tidak berhubungan dengan as. Bila menyatu maka gumparan tersebut harus lilit/gulung lagi di tukang elektro. Syukur kalau bisa melilit sendiri beli kawat email yg Germany dengan cara bisa ditimbang/ dihitung berapa lilitan. Lalu barulah membuka dan melepas stator winding (gulungan), Diode carier (pcd electro atau rangkaian dioda) karena dia menyatu . Setelah terlepas, untuk memisahkan gunakan solder listrik 100 wat, ada 3 solderan . setelah kedua komponen tidak menyatu. stator winding (gulungan) bisa diukur ketiga ujung kabel email harus menyatu dan tidak boleh menyatu dengan body/besi lingkar.. Kalau menyatu berarti lilitan tersebut ada yang lecet atau rusak dan harus digulung atau dililitkan kembali. Besi lingkar lilitan dalam dapat dibersihkan dengan ampelas.
Ini adalah barang langka dan jarang kita jumpai, dan belum tentu setiap took penjual part vw ada barang tersebut ini, yaitu Voltage Regulator with carbon brush, atau dengan istilah ic luar yang ber merk Bocsh original part untuk altenator Germany, yang mana harga barang ini cukup mahal, namu sesuai dengan mutu dan kwalitanya . lain dengan gambar disebelahnya ber merk Monaik, cukup bagus juga bisa bertahan lebih kurang tiga tahun, dan banyak kawan yang menggunakan barang ini, maklum harganyapun ¼ dari harga orinigal Bosch.
Sedangkan Dioda Carier dalam gambar ini, juga sama-sama barang langka dan tidak jauh beda mahalnya dengan Vostage Reguler untuk harga saat-saat sekarang ini. Sudah tidak heran lagi barang2 original spare part vw yang original melambung tinggi harganya, dan kita agak susah pula untuk mendapatkanya, namun masih ada juga toko spare part vw yang menjualnya. Adakalanya pengguna atau penggemar vw masih menggunakan part original adapula yang memakai part lain yang semua iitu disesuaikan dengan bag jet kita masing-masing.
Altenator New Bosh Brazil.
Untuk Altenator New Bosh Brazil cara perabaikan gak begitu berbeda dengan Altetator Bosh Germany made, 14 V, 55 Amper. Karena Altenator New Bosh yang Voltage Regulator atau ICnya berada didalam, kalau mau mengganti harus membukan blower atau kipas, dan membongkarnya total, kelemahan ada pada rangkaian diodanya yg sering jebol. Apabila saat perjalanan malam hari lampu besar saat dinyalakan terang seperti biasanya, dan tiba-tiba berubah menjadi sangat terang sekali, sebaik kita segera melakukan pengecekan pada pada altenator, atau bisa dilihat dengan cara memegang accu akan terasa hangat dan biasanya berbau menyengat, itu bertanda altenator over dalam mensuplay arus listrik, kelebihan arus, hal ini bisa mengakibatkan bohlan lampu besar bisa putus serta sel accu biasanya akan cepat rusak. Untuk saat emergenci dalam perjalanan malam hari bisa dengan cara melepas kabel dari altenator lalu membungkusnya dengan rapih agar tidak menempel kebody, saat melanjutkan perjalanan, akan tetapi setelah lampu besar drop, anda bisa kepinggir lagi memasang kabel pengisian lagi, mesin dalam keadaan hidup. demikian seterusnya bisa sampai tujuan. Hal ini biasanya penyakit yang menimpa altenator adalah IC nya, untuk yang menggunakan alenator Germany made, bisa ditodong dari luar dengan cara hanya membuka klem, menacabut kabel dan membuka 3 buah mur dengan obeng men, akan tetapi kalau membawa cadangan Ic, sedang yang menggunakan altenator Brazilia anda meski mengusung altenator keluar dari sarangnya seperti gambar diatas. Gunakan selalu part yang original. salam oldvoklshome
|
OK Om Salim, Nuwun pencerahannya.. K...
Pak Salim, kombi 77 saya indikator be...
Assalamu alaikum wr wb. klo mau seti...
Assalamu alaikum om Salim. Aku mau&...
Saya salut, bangga dan mengucapkan ba...
ass. pa salim kemarin sdh dpasang gea...
Mau tanya oom nanung, bengkel dan&nbs...
OK hatur nuhun infonya...... bravo vw...
viva volks, OomSALIM, kok foto2 say...
Mas, ngiri aku ga ikutan.....
asslamualaikum om..!,ni saya mau nany...
Pak Salim.. saya mau tanya ttg CDI P...
apa kabar om salim saya ricky di s...