|
Untuk pemilik kendaraan vw bermesin pendingin udara ukuran klep penting diperhatikan, karena kalau tidak selalu dikontrol mesin gampang overhead. Kerenggangan klep merupakan penentu iritnya bensin, panasnya mesin, juga untuk kecepatan dan menentukan usia mesin, karena kerenggangan klep yang tidak tepat, pembukaan klep terlalu cepat atau menutupnya terlalu lambat. Proses pendinginan mesin menjadi terhambat dan kompresi akan menjadi hilang. Dikalangan penggemar vw, saya yakin kontroversi penyetelan kerenggangan klep akan selalu muncul. yang pasti, masing-masing Spare part punya kelebihan dan kekurangan, tergantung keperluan kita yang mau memakai,(sifat pengemudi ).
Umumnya bagi yang menggunakan almunium pushrods stelan klepnya 0,20in 0,15ex. Juga bisa menggunakan 0,05 in o,10 ex. ini menghasilkan tenaga yg lebih besar, tarikan oke, untuk jarah jauh pakai Ac sekalipun masih ok, untuk nanjak oke apa lagi jalan datar pedal gas belum habis keinjek. biasanya klep akan pecah, piston kena, juga busi pecah, walaupun mesin telah dipasang oil sump dan pompa oli Empi. Cara ini saya sarankan tidak dipakai untuk kendaraan harian, lebih baik menggunakan Std pabrikan, mesin vw kita akan lebih lama usianya. Klep std pabrikan, boring 1600cc, carburetor 34 PCIT-3, lebih dari cukup untuk mengangkat Ac Double Blower. Itulah sebabnya saya memakai serba std untuk vw Kombiku.. Apalagi sekarang ini sepertinya sudah tidak akan ada lagi jalan yang tidak kena macet, Jangan buang-buang energi percuma. Cara otodidak, diinjak gas enteng, manipol selalu dingin, asap kenalpot gak perih. serta bunyi khas vw tidak brisik. Dan dipagi hari apa bila memanasi vw ujung knalpot berair dan manipolpun berembun, pasti nyaman untuk di ajak menyelusuri panasnya aspal hitam.
Cara Penyetelan Klep
Penyesuain klep adalah suatu peraturan yang reguler untuk mesin vw yang harus dilakukan setiap 4000 km melakukan pemeriksaan terhadap kerenggangan klep. Alat-alat yang yang dibutuhkan adalah kunci ring 13 mm, obeng men, fuller, kunci busi, serta kunci 19/21mm, untuk memutar poly atas. Alangkah baiknya penyetelan klep dilakukan pada saat mesin dalam keadaan dingin, atau kita merencanakan besok mau menyetel klep, diamkan semalaman, esok pagi baru kita lakukan pekerjakan tersebut.
Langkah pertama yang kita lakuan adalah menetralkan preneleng atau tranmisi dalam keadaan netral, selanjutnya mencabut kabel busi, dan melepas ke empat busi. Dan membersihkan busi dari kerak-keraknya, atu bisa disikat dengan sikat kawat, dengan ke empat busi yang terlepas kita akan lebih mudah memutar mesin lewat poly atas . kita akan melihat titik (top) pada poly crankshaft atau tulisan TDC untuk poly almunium tersebut ada dipuncak atas untuk selinder 1, ( atau bisa dilihat dengan obeng dari lubang busi piston tersebut berada di posisi puncak.) Lepaskan tutup distributor/delco dan rotor di posisi menujukan kabel busi ke busi no.1. sekarang kita berada pada titik top ke silinder 1.(busi no 1)
Sekarang kita harus merayap, merangkak di bawah kolong sisi kanan vw dan membuka tutup katup dari sebelah kanan dari silinder . Menggunakan obeng besar dengan cara mencongelnya kawat tersebut dari atas kebawah., lalu kita buka tutup selinder tersebut, jika gabus atau gasket cover selinder head putus, harus diganti.(yang diberi tribon lebih baik tutup/covernya aja, sedang di selinder headnya gak perlu di beri tribon).
Perhatikan klep-klep ke 1, ada dua katup yang kedua-duanya(in & ex) harus tertutup sepenuhnya juga katup ke tiga (in/katup isap) pada selinder ke 2 (busi no. 2) juga ikut tertutup, kecuali katup keempat (ex/katup buang) akan terbuka. Untuk melakukan perubahan klep, ambil kunci 13mm, putar berlawanan arah jarum jam baut rocker arm/mengendurkanya, lalu gunakan obeng men sedang untuk memutar skrup(adjusting screw) jarak/ selah , lalu selipkan fuler (sesuai yang kita inginkan, untuk katup buang/ex .. ? sedang katup hisap/in…? ) ada yg disamakan, lalu mengencangkan kembali. Seperti yg sudah saya tulis di atas, dikalangan penggemar vw, saya yakin kontroversi penyetelan kerenggangan klep akan selalu muncul. yang pasti, masing-masing Spare part punya kelebihan dan kekurangan, tergantung keperluan kita yang mau memakai/pemilik vw itu sendiri.
Setelah selesai penyetelan ke dua klep pada selinder 1(busi no.1), kita harus mundur keluar kolong untuk memutar mesin berlawanan dengan arah jarum jam/kekiri, 180 derajat sampai rotor membawa kabel busi menuju selinder ke 2.(busi no. 2) Urutan pengapian untuk silinder vw adalah 1-4-3-2, dan mesin secara normal berputar arah jam. Maka ketika kita memutar mesin berlawanan arah jarum jam, kita mengikuti order 1-2-3-4. lebih mudah, karena posisi 1-2, berada di sebelah kanan, saat di kolong bisa menyetel dua buah selinder 1 & 2.
Sekarang, anda melakukan penyetelan klep pada selinder 2 (busi no. 2) dengan cara yang sama lakukan seperti silinder 1(busi 1) ketika selesai memasang tutup selinder dengan membasukan obeng kebagian bawah kawat, lalu mendorongnya keatas. keluar dari kolong dan memutar mesin lagi 180 derajat berlawanan arah jarum jam, yang membawa silinder 3 (busi no. 3) Kita sekarang dalam posisi untuk penyetelan klep pada selinder 3 pada sisi kiri sisi dari mesin, secara alami merangkak lagi kekolong sebelah kiri vw.,sama seperti yang kita lakukan sebelah kanan (membuka tutup selinder & menyenyel klep)
Begitu kita selesaikan tugas pada selinder 3 (busi no. 3), bergegas keluar kolong lagi lalu memutar mesin lagi 180 derajat ..berlawanan arah jarum jam, membawa ke silinder 4 (busi no.4) untuk penyetelan klep. Begitu selesai penyetelan klep, kita pasang kembali tutup selinder. Selanjutnya memasang kembali 4 buah busi, untuk jarak/kerenggangan busi biasanya ada tertera di busi itu sendiri., kemudian memasang kabel businya dan memasang lagi tutup distributor/delco. Untuk tunggangan saya sendiri atau gerobak naziku, saya berikan kerenggangan pada klepnya sama, yaitu: in dan ex, 0.18mm, semoga tulisan ini bisa bermanfaat.
Cara Menyetel Platina
Mobil Volkswagen adalah salah satu dari mobil-mobil yang terakhir di luar sana yang masih menggunakan titik peraturan didalam pengapian. Sebagian orang melihat hal ini sebagai suatu kerugian karena mereka perlu untuk digantikan dengan pengapian electric, yang konon dua kali satu tahun untuk kinerja terbaik. Keuntungan yang masih menggunakan sebuah platina adalah bahwa karena mudah didapat dengan harga yang murah. Keuntungan lain bahwa banyak dari para pecinta vw kita masih cinta dengan platina, kami suka, karena ketika kita mempunyai pengapian mengganggu pada mesin volkswagens kita, kita biasanya hanya menyapu bersih benjolan atau kotoran dengan ampelas lalu dengan potongan yang kecil kita mengampelas dan membuatnya baik kembali. Lain dengan mobil-mobil yang baru. Ketika pengapian teraganggu, yang mereka panggil lebih baik mobil Derek, menuju bengkel terdekat dan mempersiapkan untuk membuka dompet mu lebar-labar. Disarankan bagi vw yang sudah menggunakan CDI electric untuk membawa bekal platina dan condenser, agar vw anda tidak ikut-ikutan diderek.
Pokok di dalam distributor hanya bekerja sebagai satu sebentar-sebentar ke aliran arus di dalam coil. Atau yang disebut dengan istilah Rotor yang didorong ditengah-tengah distributor yang berkeliling atau memutar. Sedang yang disebelah bawah rotor adalah sealing disc atau plastic petutup, hal ini sering saya jumpai pada hilang atau tidak terpasang pada setiap saya buka delco vw punya kawan-kawan, barulah kita bertemu dengan yang namanya platina. jarak, kesenjangan, atau celah.yang ideal 0.15mm or 0.20.
Sekarang langsung menuju ke topic, berikan tanda titik atau tanda pada distributor bagian bawah juga pada pengunci distributor, (bila belum ada) agar lebih mudah mencari nah fur. pertama kita membuka tutup delco (distributor cap) dengan menggunakan obeng men, mencongkelnya keluar kedua plat pengunci disisi distributor yang umumnya disebut juga delco, melepas atau mencabut kabel condenser yang menyatu dengan coil.
Terus mengendorkan mur 10 mm dengan menggunakan kunci shok 10mm yang mengunci delco, dan mengangkatnya keluar dari rumahnya. Dan dingat rotor menunjuk kearah mana saat mencabut nya. Kadang-kadang itu adalah lebih mudah untuk menggantikan jika anda mencabut distributor, sekarang akan menjadi suatu yang jelas dengan menggunakan obeng men, memutar sekrup kekiri melepas dan mengankat platina untuk melihat jika kelihatan dengan sangat jelas permukaan platina atau dikenal dengan istilah bentol Itu akhir dari petualang platina bila ingin mengganti dengan yang baru dengan platina merk Bosch kabel belang yang biasa di pakai Mercedes-Benz. Sebaiknya pula bersama condensor baru mengikuti jejaknya, bisa juga menggunakan milik vw golf.
Distributor itu akan hanya kembali dalam posisi semula, jadi anda jangan cemas, anda tinggal memutar toror sambil menekan kebawah dan akan turun dan masuk kerumah aslinya. Meskipun demikian anda mungkin ingin mengenali di mana titik atau tanda itu untuk menunjuk ketika anda mengeluarkan distributor tadi. dengan cara otodidak, hidupkan mesin vw anda sedikit rpm dinaikan, atau gas di karbu anda tarik lebih tinggi lai rpmnya, mana yang layak performa mesin vwmu, atau ringan gasnya, disitulah kemudian anda mengencangkan kembali mur 10 mm yang mengunci delcomu. Hati-hati jari tanganmu, agar tidak tersamber fan belt. selesai sudah operasi ringan. salam oldvolkshome
|
Om Salim mau nanya nih,...kalo mau ga...
apakah ini sama dg mslah t120ss sy ya...
lanjut ..om..setelah saya analisa lag...
Yang punya kodok hitam siapa? Ane min...
Numpang om... Ada yang cari kodok 130...
Om..salim...langsung aja ke..Aki di ...
Salam kenal pak salim, saya tertarik ...
Wah mestinya saya nanya dulu sama vw-...
salam kenal pak Salim...saya Yulianto...
Tks responsnya Kang Salim, Mesin baw...
Assalamu alaikum wr. wb. Mau tanya o...
Om..salim...langsung aja ke..Aki di V...
[quote=vishnu]pertama salam kenal om...